Saturnus Kini Jadi Planet dengan Satelit Terbanyak – CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia — Peneliti temukan 20 satelit baru di Saturnus. Sehingga total Saturnus memiliki 82 satelit. Dengan satelit sebanyak ini, Saturnus memegang rekor sebagai planet dengan satelit terbanyak. Sebelumnya sejak 1990, rekor ini dipegang Jupiter dengan 79 satelit alami.

Dari 20 satelit baru ini, 17 satelit mengelilingi planet berlawanan dari arah rotasi Saturnus (retrograde). Sementara tiga satelit lainnya berevolusi searah dengan rotasi planet cincin itu (prograde). Satelit-satelit ini memiliki diameter sekitar lima kilometer.

Dua dari tiga satelit prograde itu membutuhkan waktu dua tahun untuk sekali mengelilingi Saturnus. Sementara dua satelit terjauh membutuhkan waktu tiga tahun untuk berevolusi. Dua satelit terjauh ini satu merupakan satelit prograde dan lainnya tergolong retrograde, seperti ditulis Carniege Science.

Temuan satelit baru Saturnus ini dilakukan oleh peneliti di Carniege Science Scott Sheppard, David Jewitt dari UCLA, dan Jan Kleyna dari University of Hawaii.

“Mempelajari orbit dari satelit ini bisa membongkar asal mula mereka, juga informasi soal kondisi di sekeliling Saturnus saat dibentuk,” jelas Dr Scott Sheppard, dari Institusi Carnegie for Science di Washington DC, yang memimpin tim peneliti ini.

Hasil penelitian mereka diumumkan oleh International Astronomical Union Minor Planet Center, Senin (9/10). Mereka melakukan penelitian menggunakan teleskop Subaru di Maunakea, Hawaii. Ini adalah salah satu teleskop terbesar di dunia.

Para peneliti berpikir satelit retrograde dan prograde ini merupakan hasil pecahan dari tiga objek yang lebih besar. Tiga objek ini terpecah oleh tabrakan. Mereka memperkirakan satelit Saturnus yang lebih besar ditabrak oleh benda luar seperti asteroid yang sedang melintas.

“Satelit-satelit ini memiliki kecondongan orbit yang cukup jauh. Sehingga, kami kira mereka tidak terbentuk bersamaan dengan Saturnus,” jelas Sheppard seperti dikutip BBC.

Scott menjelaskan temuan ini bisa membantu peneliti untuk menemukan bagaimana tata surya terbentuk dan berkembang. Para peneliti bahkan mengadakan kontes agar warga dunia bisa membantu mereka memberi nama satelit-satelit ini lewat tautan berikut.

(eks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like